Cara Memasang LAN Jaringan Komputer
Ternyata
menyambung Kabel RJ45 itu
tidak serumit yang kita bayangkan. Kalau selama ini kita hanya “terima bersih”
karena selalu dikerjakan oleh bagian MIS atau para jagoan jaringan saja, kali
ini silahkan mencoba melakukannya sendiri. Bisa diterapkan apabila anda ingin
bikin jaringan warnet, kantor kecil misalnya. Atau bisa juga buat sampingan
mumpung OT lagi seret di zaman krisis gini . OK, kita mulai, pertama siapin aja peralatannya:
1> Crimping Tool, pilih
yang gerakan penekanannya vertikal, biasanya hasilnya lebih bagus bila
dibandingkan yang horizontal (gerakan mata crimping sejajar dengan gerakan
penekanan tangan),,Pilih Yang Dibawah Ini…
Jangan Pilih Yang Ini Ya
Teman – Teman….
berdasarkan
pengalaman penulis waktu belajar jaringan, yang horizontal sering banget
errornya. setelah ditinjau secara mekanikal, gerakkannya gak berbarengan
gitulho. jadi ya mubazir deh, yang awalnya ngirit karena lebih murah, malah
jadi dobel belinya.
2> LAN tester
2> LAN tester
3> Gunting
Bahan-bahan:
1.>Kabel LAN dan Plug RJ45
Cara
menyambungnya:
1> Potong kabel sepanjang yang diinginkan
2> Kupas kulit bagian luarnya sepanjang sekitar 1cm dari ujungnya, lihat gambar diatas.
3> Susun kabel-kabel kecil didalamnya dengan urutan seperti ilustrasi berikut:
Susunan Stright
1> Potong kabel sepanjang yang diinginkan
2> Kupas kulit bagian luarnya sepanjang sekitar 1cm dari ujungnya, lihat gambar diatas.
3> Susun kabel-kabel kecil didalamnya dengan urutan seperti ilustrasi berikut:
Susunan Stright
1> Orange-putih
2> Orange
3> Hijau-putih
4> Biru
5> Biru-putih
6> Hijau
7> Coklat-putih
8> Coklat
ujung satunya persis sama
2> Orange
3> Hijau-putih
4> Biru
5> Biru-putih
6> Hijau
7> Coklat-putih
8> Coklat
ujung satunya persis sama
Susunan Cross
Ujung satu
1> Hijau-putih
2> Hijau
3> Orang-putih
4> Biru
5> Biru-putih
6> Orange
7> Coklat-putih
8> Coklat
Sedangkan ujung satunya lagi
1> Orange-putih
2> Orange
3> Hijau-putih
4> Biru
5> Biru-putih
6> Hijau
7> Coklat-putih
8> Coklat
Kapan kita pakai Stright dan Cross? Ya itu sempat menjadi pertanyaan penulis, untunglah ada Pak Delpra yang membimbing penulis dan tim Kerjainsendiri.com pada project setting jaringan di sebuah warnet. Kata beliau, Stright digunakan jika akan menghubungkan komputer dengan switch/hub, sedangkan Cross digunakan jika akan menghubungkan 2 buah komputer tanpa switch/hub atau bisa juga menghubungkan 2 buah switch/hub. Jadi gitu.
4> Rapikan susunan kabel dengan cara meratakan ujungnya dengan menggunakan gunting.
Maksudnya sih baik, biar kabelnya kena ama connectorRJ 45 dengan bagus, jadi nyambung semua gitu.
5> Masukkan ke RJ45
1> Hijau-putih
2> Hijau
3> Orang-putih
4> Biru
5> Biru-putih
6> Orange
7> Coklat-putih
8> Coklat
Sedangkan ujung satunya lagi
1> Orange-putih
2> Orange
3> Hijau-putih
4> Biru
5> Biru-putih
6> Hijau
7> Coklat-putih
8> Coklat
Kapan kita pakai Stright dan Cross? Ya itu sempat menjadi pertanyaan penulis, untunglah ada Pak Delpra yang membimbing penulis dan tim Kerjainsendiri.com pada project setting jaringan di sebuah warnet. Kata beliau, Stright digunakan jika akan menghubungkan komputer dengan switch/hub, sedangkan Cross digunakan jika akan menghubungkan 2 buah komputer tanpa switch/hub atau bisa juga menghubungkan 2 buah switch/hub. Jadi gitu.
4> Rapikan susunan kabel dengan cara meratakan ujungnya dengan menggunakan gunting.
Maksudnya sih baik, biar kabelnya kena ama connectorRJ 45 dengan bagus, jadi nyambung semua gitu.
5> Masukkan ke RJ45
6> Tekan handle
crimping tools
7> Selesai, lakukan
hal yang sama pada ujung satunya lagi
8> Test dengan
LAN tester
Jika memakai sistem
stright, maka lampu no 1 sampai 8 harus hidup
1 –> 1
2 –> 2
3 –> 3
4 –> 4
5 –> 5
6 –> 6
7 –> 7
8 –> 8
2 –> 2
3 –> 3
4 –> 4
5 –> 5
6 –> 6
7 –> 7
8 –> 8
Sebaliknya Jika memakai sistem cross, maka susunan lampu hidup sbb:
1 –> 3
2 –> 6
3 –> 1
4 –> 4
5 –> 5
6 –> 2
7 –> 7
8 –> 8
2 –> 6
3 –> 1
4 –> 4
5 –> 5
6 –> 2
7 –> 7
8 –> 8
9> pastikan semua
ditest sebelum disambung ke jaringan
10> Jika Oke, maka
sambungkan ke switch
11> lalu lakukan test
dengan ping -t
contoh saya mau ping ke
IP 192.168.1.13
maka perintahnya
ping
192.168.1.13 -t
Berikut rincian biaya praktikum
1. Kabel UTP (beli per meter 3000 rupiah)
2. RJ45 (jika belinya banyak dapet 1000 rupiah, tapi jika atu-atu jadi 3000 jg)
3. Crimping Tool (45000 rupiah)
4. Gunting (dapet minjem – jadi gak pake biaya)
5. Teh Botol
Berikut rincian biaya praktikum
1. Kabel UTP (beli per meter 3000 rupiah)
2. RJ45 (jika belinya banyak dapet 1000 rupiah, tapi jika atu-atu jadi 3000 jg)
3. Crimping Tool (45000 rupiah)
4. Gunting (dapet minjem – jadi gak pake biaya)
5. Teh Botol


No comments:
Post a Comment