Pages

Tuesday, March 27, 2012


                                    SEJARAH PERKEMBANGAN BLUETOOTH



 











Nama bluetooth berawal dari proyek prestisius yang dipromotori oleh perusahaan-perusahaan raksasa internasional yang bergerak di bidang telekomunikasi dan komputer, di antaranya Ericsson, IBM, Intel, Nokia, dan Toshiba.          
Proyek ini di awal tahun 1998 dengan kode nama bluetooth, karena terinspirasi oleh seorang raja Viking (Denmark) yang bernama Harald Blatand. Raja Harald Blatand ini berkuasa pada abad ke-10 dengan menguasai sebagian besar daerah Denmark dan daerah Skandinavia pada masa itu. Dikarenakan daerah kekuasaannya yang luas, raja Harald Blatand ini membiayai para ilmuwan dan insinyur untuk membangun sebuah proyek berteknologi metamorfosis yang bertujuan untuk mengontrol pasukan dari suku-suku di daerah Skandinavia tersebut dari jarak jauh. Maka untuk menghormati ide raja Viking tersebut, yaitu Blatand yang berarti bluetooth (dalam bahasa Inggris) proyek ini diberi nama.
Berikut ini adalah table perkembangan teknologi Bluetooth :
Tahun
Versi
Keterangan
Juli, 1999
1.0 dan 1.0 B
  • Dibutuhkan perintah manual pada Hardware Device Address (BD-ADDR) transmisi saat proses koneksi di antara dua device dalam satu jaringan (handshaking process).
  • Keamanan pengguna tidak terjamin
  • Penggunaan protokol tanpa nama (anonymite mode) tidak dimungkinkan.
Oktober, 1999
1.1 dan 1.2
  • Digunakannya masks pada perangkat Hardware Device Address (BD-ASSR) untuk melindungi pengguna dari identity snooping (pengintai) maupun tracker.
  • Penggunaan protokol tanpa nama (anonymite mode) sudah tersedia namun tidak diimplementasikan, sehingga konsumen biasa tidak dapat menggunakannya.
  • Adaptive Frequency Hopping (AFH), dengan memperbaiki daya tahan dari gangguan frekuensi radio yang digunakan oleh banyak orang di dalam hopping sequence.

2.0
  • Diperkenalkannya Non-hopping narrowband channels. Pada channel ini bisa digunakan untuk memperkenalkan layanan profile bluetooth oleh berbagai device dengan volume yang sangat tinggi dari perangkat bluetooth secara simultan.
  • Tidak dienkripsinya informasi yang bersifat umum secara realtime, sehingga dasar kemacetan trafik informasi dan laju trafik ke tujuan dapat dihindari waktu ditransmisikan oleh perangkat dengan melewati setiap host dengan kecepatan tinggi.
  • Koneksi berkecepatan tinggi.
  • Multiple speeds level.
Bluetooth menggunakan salah satu dari dua jenis frekuensi Spread Specturm Radio yang digunakan untuk kebutuhan wireless. Jenis frekuensi yang digunakan adalah Frequency Hopping Spread Spedtrum (FHSS), sedangkan yang satu lagi yaitu Direct Sequence Spread Spectrum (DSSS) digunakan oleh IEEE802.11xxx. Transceiver yang digunakan oleh bluetooth bekerja pada frekuensi 2,4 GHz unlicensed ISM (Industrial, Scientific, and Medical).
Pada beberapa negara terdapat perbedaan penggunaan frekuensi dan channel untuk Bluetooth ini. Seperti di Amerika dan Eropa, frekuensi yang digunakan adalah dari 2400–2483,5 yang berarti menggunakan 79 channel.
Cara perhitungannya sebagai berikut : untuk RF Channel yang bekerja frekuensi f = 2402+k MHz, di mana k adalah jumlah channel yang digunakan yaitu : 0 sampai dengan 78 = 2402+79 = 2481 MHz. Kemudian ditambah dengan pengawal frekuensi yang diset pada 2 MHz sampai dengan 3,5 MHz untuk lebar pita gelombang 1 MHz, sehingga totalnya menjadi 2481+2,5 = 2483,5 MHz

»»  SAMBUNG...

Monday, March 19, 2012


Nvidia GTX 680

Kabar terbaru datang dari vendor kartu grafis ternama, Nvidia yang akan segera merilis seri terbaru kartu grafis high-end yang disebut sebagai GeForce GTX 680.
Kabar yang beredar saat pagelaran CeBIT ini memberikan beberapa rincian detil spesifikasi (spec) dari NVidia GeForce GTX 680 yang akan segera dirilis akhir bulan Maret ini dengan kisaran harga di atas $500 (di Indonesia sekitar 5 juta rupiah).
VGA ini dibuat berdasarkan GK104 core dengan fabrikasi 28nm. Sebelumnya sempat beredar kabar bahwa inti GK104 akan digunakan pada GeForce GTX 660 Ti, namun hal itu terbantahkan setelah event CeBIT. Pada akhirnya diketahui bahwa GK104 Core akan digunakan pada GTX 680.Secara spesifikasi, GeForce GTX680 akan memiliki 1536 CUDA cores dengan 256-bit memory controller yang terkoneksi dengan RAM sebesar 2GB GDDR5 (juga akan ada varian sebesar 4GB RAM).
Kecepatan GPU yang dimiliki berada di clock 705MHz sedangkan ShadersGTX 680 (rumornya 2304 shader cores) ini memiliki clockspeed 1.4GHz.Sedangkan kecepatan RAM GDDR5 tersebut akan sebesar 2GHz QDR (dengan angka efektif sebesar 6GHz) yang mampu mentransfer data dengan kecepatan 192GB per detik.
Dalam beberapa test, GTX680 ini mampu menandingi AMD Radeon HD 7970 meski kadang kala sedikit lebih lambat.Salah satu kelebihan GTX680 ini dalam hal spesifikasi adalah adanya fitur dynamic clock speed adjustment alias clockspeed GPU yang bisa naikkan secara dinamis tergantung kebutuhan system. Sehingga dari yang semula 705MHz dapat dinaikkan (boost) sebesar 950MHz. Sebaliknya, apabila sistem sedang tidak membutuhkan kinerja grafis yang berlebihan, GTX 680 ini mampu berjalan dengan mode kecepatan low-power state yakni 300MHz sehingga mengirit konsumsi daya.
Yang mencengangkan, dalam sebuh demo yang dilakukan oleh Mark Rein (anggota developer Epic Games) saat even Game Developers Conference, satu buah vga NVidia Geforce GTX680 ini mampu menjalankan Unreal Engine 3 Samaritan dengan setting yang sebelumnya harus membutuhkan tiga buah GeForce GTX 580 dengan mode SLI.


»»  SAMBUNG...

Tuesday, March 13, 2012






Secara umum, sistem komputer terdiri atas CPU dan sejumlah device controller yang terhubung melalui sebuah bus yang menyediakan akses ke memori. Umumnya, setiap device controller bertanggung jawab atas sebuah hardware spesisfik. Setiap device dan CPU dapat beroperasi secara konkuren untuk mendapatkan akses ke memori. Adanya beberapa hardware ini dapat menyebabkan masalah sinkronisasi. Karena itu untuk mencegahnya sebuah memory controller ditambahkan untuk sinkronisasi akses memori.
Pada sistem komputer yang lebih maju, arsitekturnya lebih kompleks. Untuk meningkatkan performa, digunakan beberapa buah bus . Tiap bus merupakan jalur data antara beberapa device yang berbeda. Dengan cara iniRAM, Prosesor, GPU (VGA AGP) dihubungkan oleh bus utama berkecepatan tinggi yang lebih dikenal dengan nama FSB (Front Side Bus) . Sementara perangkat lain yang lebih lambat dihubungkan oleh bus yang berkecepatan lebih rendah yang terhubung dengan bus lain yang lebih cepat sampai ke bus utama. Untuk komunikasi antar bus ini digunakan sebuah bridge .Tanggung jawab sinkronisasi bus yang secara tak langsung juga mempengaruhi sinkronisasi memori dilakukan oleh sebuah bus controller atau dikenal sebagai bus master . Bus master akan mengendalikan aliran data hingga pada satu waktu, bus hanya berisi data dari satu buah device .Pada prakteknya bridge dan bus master ini disatukan dalam sebuah chipset .  
NB: GPU = Graphics Processing Unit; AGP = Accelerated Graphics Port; HDD = Hard Disk Drive; FDD = Floppy Disk Drive; FSB = Front Side Bus; USB = Universal Serial Bus; PCI = Peripheral Component Interconnect; RTC = Real Time Clock; PATA = Pararel Advanced Technology Attachment; SATA = Serial Advanced Technology Attachment; ISA = Industry Standard Architecture; IDE = Intelligent Drive Electronics/Integrated Drive Electronics; MCA = Micro Channel Architecture; PS/2 =Sebuah port yang dibangun IBM untuk menghubungkan mouse ke PC;
Jika komputer dinyalakan, yang dikenal dengan nama booting, komputer akan menjalankan bootstrap program yaitu sebuah program sederhana yang disimpan dalam ROM yang berbentuk chip CMOS (Complementary Metal Oxide Semiconductor) . Chip CMOS modern biasanya bertipe EEPROM(Electrically Erasable Programmable Read Only Memory), yaitu memori non-volatile (tak terhapus jika power dimatikan) yang dapat ditulis dan dihapus dengan pulsa elektronik. Lalu bootsrap program ini lebih dikenal sebagai BIOS (Basic Input Output System) .Bootstrap program utama, yang biasanya terletak di Motherboard akan memeriksa hardware-hardware utama dan melakukan inisialisasi terhadap program dalam hardware yang dikenal dengan nama firmware .
Bootstrap program utama kemudian akan mencari dan meload kernel sistem operasi ke memori lalu dilanjutkan dengan inisialisasi sistem operasi.Dari sini program sistem operasi akan menunggu kejadian tertentu. Kejadian ini akan menentukan apa yang akan dilakukan sistem operasi berikutnya ( event-driven ).

»»  SAMBUNG...

Sunday, March 4, 2012

Pasang Kode Iklan sobat yg berukuran 120 x 600 disini!!!